Jumat, 31 Agustus 2012


NILAI SOSIAL
(Bahan Materi Belajar Sosiologi Kelas X SMA)
Oleh : Elmiyana, S.Pd.
(Guru SMA Negeri 1 Tanjungpandan)

 
1. Pengertian Nilai Sosial
Nilai sosial adalah penghargaan yang diberikan masyarakat kepada sesuatu yang baik, penting pantas, serta mempunyai dayaguna fungsional bagi perkembangan dan kebaikan hidup bersama.

Nilai sosial merupakan kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek, ide perorangan (A.W. Green).

Nilai sosial adalah petunjuk-petunjuk umum yang telah berlangsung lama, mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari (woods).

Nilai sosial adalah asumsi (anggapan) yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting (Kimball Young).

 
2.  Jenis-jenis Nilai
Menurut Notonegoro ada3 jenis nilai sosial :
a. Nilai Material; segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia. Contoh makanan,     pakaian, air, sinar:-)matahari
b. Nilai Vital; segala sesuatu yang berguna bagi manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas. Contoh cangkul untuk petani, alat tulis untuk pelajar.
c. Nilai Kerohanian; segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Nilai rohani dibagi menjadi 4 macam :
1)  Nilai kebenaran; nilai yang bersumber pada akal manusia (cipta)
2)  Nilai keindahan; nilai yang bersumber pada unsur rasa manusia
     (estetis)
3)  Nilai moral; nilai yang berasal dari unsur kehendak atau kemauan
(karsa dan etika)
4)  Nilai keagamaan; nilai yang bersumber pada revelasi (wahyu)
      tuhan.

Menurut C. Kluckhohn ada 5 jenis nilai :
1)    Nilai mengenai hakikat hidup manusia; misalnya ada yang memandang hidup itu baik, hidup itu buruk, hidup itu buruk akan tetapi manusia harus berikhtiar agar hidup menjadi baik.
2)    Nilai mengenai hakikat karya manusi; misalnya ada yang beranggapan bahwa manusia berkarya untuk mendapatkan nafkah, kedudukan dan kehormatan
3)     Nilai mengenai hakikat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu; misalnya ada yang berorientasi ke masa lalu, masa kini dan masa depan dan berusaha memanfaatkan waktu.
4)     Nilai mengenai hakikat dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya; misalnya ada anggapan manusia harus tunduk kepada alam, atau berhasrat menguasai alam.
5)     Nilai mengenai hakikat dari hubungan manusia dengan sesamanya; misalnya ada yang berorientasi hidup gotong royong, dan ada yang menekankan individulisme.

3.  Ciri-Ciri Nilai
a.      Merupakan konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antar warga massyarakat.
b.      Disebarkan/diwariskan diantara warga masyarakat (bukan bawaan lahir)
c.      Terbentuk melalui proses belajar (sosialisasi)
d.      Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan manusia
e.      Bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain
f.       Dapat mempengaruhi pengembangan diri
g.      Memiliki pengaruh yang berbeda antar warga masyarakat
h.      Cenderung berkaitan satu dengan yang lain
i.       Dapat melibatkan emosi

4.  Fungsi Nilai Sosial
a.      Sebagai faktor pendorong bersikap, berkaitan dengan nilai-nilai yang berhubungan dengan cita-cita dan harapan
b.      Penunjuk arah dari cara berpikir, berperasaan dan bertindak
c.      Alat pengawas dengan daya tekan dan pengikat tertentu, nilai sosial mendorong, menuntun dan kadang-kadang menekan para individu untuk berbuat dan bertindak sesuai dengan nilai yang bersangkutan. Sehingga menimbulkan perasaan bersalah dan menyiksa bathin bagi pelanggarnya.
d.     Sarana mengembangkan rasa solidaritas kelompok
e.     Benteng perlindungan atau penjaga stabilitas budaya kelompok atau masyarakat.

2 komentar: